Pemungutan Suara di TPS Vatican Berlangsung Lancar, Disuguhi Kue Tradisional

VATICAN,KABARDAERAH.COM-Hujan deras yang mengguyur kota Roma sejak dini hari, Sabtu (10/2/2024) tidak menyurutkan langkah dan semangat para misionaris Indonesia, baik para Pastor,Suster dan Frater untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu tahun 2024 di KBRI Takhta Suci,Vatican.

Untuk diketahui bahwa penyelenggaraan pemungutan suara pemilu untuk wilayah Luar Negeri diselenggerakan lebih awal. Hal itu sesuai UU Pemilu. Dan untuk pemilu 2024 pencoblosan untuk di Luar Negri dilaksakan pada Sabtu (10/2/2024) secara serentak.

Duta Besar (Dubes) RI untuk Tahta Suci Vatican,Trias Kuncahyono mengatakan para pemilih di KBRI Vatikan adalah para biarawan dan biarawati atau misionaris asal Indonesia yang berkarya dan sedang sekolah di seluruh wilayah Italia.

“Jumlah mereka lebih dari 1600-an, tapi yang terdaftar sebagai pemilih tetap 1601 orang,” kata Dubes Trias Kuncahyono dilansir laman berita ngopibareng.

Lanjutnya, bahwa pemungutan suara akan diselenggarakan di dua TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Kompleks KBRI Takhta Suci di Roma dan di Napoli,Italia Selatan. Namun ada juga yang menggunakan hak pilih dengan metode lewat pos.

Adapun, pihak petugas Pemilu di KBR RI untu Tahta Suci Vatican telah mempersiapkan perlengkapan dan pengecekan kotak suara beserta surat suara.

Pastor dan suster disuguhi makanan khas Indonesia setelah menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 di KBRI Takhta Suci Vatikan (Foto: Istimewa)

Kegiatan ini dikoordinir oleh petugas KPPSLN Romo Alponsus Zeno Kurniawan,didampingi Ketua PPLN Romo Antonius Setyaherawan, para anggota PPLN dan masyarakat, pencoblosan dilakukan tepat pukul 09.00 yang didahului oleh Duta Besar Trias Kuncahyono dan keluarga.

Dalam foto yang dikirim ke awak media di Jakarta, tampak para suster dan pastor terlihat antre dengan tertib, menggunakan hak suaranya untuk calon presiden, wakil dan anggota legislatif pilihan mereka.

Mereka menjatuhkan pilihannya sesuai dengan suara hati nuraninya, setelah mendapat banyak informasi terutama lewat media sosial.

“Mereka menjadikan hari Pemilu sebagai ajang reuni dan temu kangen. Sehingga suasananya meriah, cair, menyenangkan, guyub, benar-benar sebuah pesta demokrasi,” ujar Trias Kuncahyono.

Suasana di TPS Kompleks KBRI Vatican, para peserta disuguhi makanan kecil, minuman ringan dan mi goreng yang disediakan oleh Wisma KBRI, ikut melengkapi suasana yang guyub ini.

Perjuangan para pemilih sungguh menyita waktu dan menguras tenaga. Ada sekelompok suster harus menempuh waktu lima jam perjalanan dengan mobil untuk datang ke TPS melakukan coblos kertas surat suara pemilu 2024.

Mereka diantar oleh Suster pimpinan nya berwarga negara Italia berusia 72 tahun yang sekaligus menjadi pengemudi mobil mereka gunakan datang ke TPS.

Beliau adalah Sr. Martha Driscoll berasal dari New York tapi sudah menjadi WNI sejak tahun 2012 dan berkarya di Indonesia sejak tahun 1987. Suster Martha pendiri biara para suster kontemplatif di Gedono, Jawa Tengah.

“Kita harus memilih pemimpin yang baik untuk Indonesia,” imbuh Suster Martha usai keluar dari bilik suara.

Hujan deras yang turun di Roma sejak dini hari, tidak menyurutkan langkah dan semangat para suster dan pastor untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu tahun 2024 di KBRI Takhta Suci, yang diselenggarakan lebih awal sesuai dengan UU Pemilu, yakni Sabtu 10 Februari. Sedang pemungutan suara akan digelar secara serentak 14 Februari 2024. **

Editor : Dommy Dese Lewuk.