Bank Nagari: Napas Panjang Sebuah Bank Daerah, “Peduli, Bertumbuh, dan Berintegritas”

OPINI & ARTIKEL1192 Dilihat

Pertumbuhan Bank Nagari tercermin dari kemampuannya beradaptasi dengan dinamika ekonomi dan teknologi. Meskipun menghadapi kondisi ekonomi yang berat pada tahun 2025, dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan nasional, Bank Nagari berhasil menjaga kinerja yang solid.

 

Oleh: Riswan Idris.
— Bank Nagari, sebagai salah satu bank pembangunan daerah (BPD) di Sumatera Barat, telah menorehkan jejak panjang dalam menggerakkan roda perekonomian lokal. Dengan filosofi yang mengakar pada nilai “Peduli, Bertumbuh, dan Berintegritas”, Bank Nagari tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Lalu bagaimana ketiga nilai tersebut terimplementasi dalam strategi dan kinerja Bank Nagari, serta menganalisis peluang dan tantangan yang dihadapi di masa depan.

Peduli: Mengakar pada Komunitas, Berkontribusi Nyata.
Aspek kepedulian Bank Nagari terwujud dalam berbagai inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pada tahun 2025, Bank Nagari aktif menyalurkan bantuan, seperti penyerahan satu unit mobil tangki air kepada Perumda Air Minum Kota Padang, serta bantuan untuk RSUD Bukittinggi dan masjid-masjid di daerah.

Lebih dari itu, Bank Nagari juga menunjukkan kepeduliannya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan pelestarian lingkungan.

Kepedulian ini semakin relevan di tengah tantangan seperti bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa daerah di Sumatera Barat pada tahun 2025. Bank Nagari tidak hanya berfokus pada pemulihan pasca-bencana, tetapi juga menghadapi peningkatan risiko gagal bayar pinjaman di daerah terdampak, menunjukkan komitmennya untuk tetap mendampingi masyarakat dalam situasi sulit.

Bertumbuh: Adaptasi Digital dan Penguatan Ekonomi Lokal. Pertumbuhan Bank Nagari tercermin dari kemampuannya beradaptasi dengan dinamika ekonomi dan teknologi. Meskipun menghadapi kondisi ekonomi yang berat pada tahun 2025, dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan nasional, Bank Nagari berhasil menjaga kinerja yang solid.

Total aset Bank Nagari pada akhir 2025 mencapai Rp33,61 triliun, tumbuh 1,97% dari Desember 2024, dengan modal inti yang konsisten meningkat menjadi Rp4,06 triliun. Salah satu pendorong pertumbuhan signifikan adalah transformasi digital.

Peluncuran Super Apps Ollin by Nagari menjadi bukti nyata komitmen Bank Nagari dalam menyediakan layanan perbankan yang modern dan mudah diakses. Ollin tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka peluang baru, seperti pembukaan rekening tabungan secara online, yang sangat relevan untuk menjangkau masyarakat luas, termasuk perantau.

Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari juga menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan, dengan aset syariah mencapai Rp6,49 triliun (tumbuh 6,28%) dan laba setelah pajak sebesar Rp224,62 miliar (tumbuh 15,43%) pada tahun 2025.

Pertumbuhan dua digit ini mengindikasikan potensi besar ekonomi syariah di Sumatera Barat dan kemampuan Bank Nagari untuk memanfaatkannya.

Fokus pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi strategi pertumbuhan Bank Nagari. Dengan target penyaluran KUR sebesar Rp1,6 triliun pada tahun 2026, Bank Nagari berupaya mendorong sektor produktif dan menciptakan lapangan kerja, yang pada gilirannya akan memperkuat ekonomi daerah.

.Integritas: Fondasi Kepercayaan dan Tata Kelola yang Baik.
Integritas adalah pilar utama yang menopang kepercayaan nasabah dan keberlanjutan Bank Nagari. Komitmen terhadap Good Corporate Governance (GCG) dan anti-korupsi menjadi prioritas, yang dibuktikan dengan penghargaan FIR 2024 Terbaik (Ranking 1) Kategori PJK Bank KBMI 1 dari PPATK .

Bank Nagari secara konsisten menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan kerja yang bebas dari praktik tidak etis, terutama menjelang hari besar seperti Nataru dan Idul Fitri.

Penghargaan seperti 8th Top Digital Corporate Brand Award 2026 juga menegaskan reputasi Bank Nagari dalam inovasi digital yang tetap menjaga prinsip integritas. Ini menunjukkan bahwa di tengah gempuran teknologi, Bank Nagari tetap memegang teguh nilai-nilai etika dan transparansi.

Peluang dan Tantangan ke Depan.
1. Peluang Ekonomi Syariah: Pertumbuhan UUS yang kuat membuka peluang besar untuk ekspansi lebih lanjut di segmen syariah, yang memiliki basis pasar yang loyal dan terus berkembang di Sumatera Barat.

2.Transformasi Digital: Super Apps Ollin dapat terus dikembangkan untuk menawarkan fitur-fitur inovatif, menjangkau segmen pasar yang lebih luas, dan meningkatkan efisiensi operasional. Potensi untuk menjangkau perantau melalui layanan digital sangat besar.

3.Pengembangan UMKM: Fokus pada penyaluran KUR dan pembinaan UMKM dapat memperkuat basis ekonomi daerah, menciptakan kemandirian ekonomi, dan mengurangi angka kemiskinan.

4.Ketahanan Modal: Modal inti yang kuat memberikan fleksibilitas bagi Bank Nagari untuk melakukan ekspansi bisnis dan menghadapi potensi gejolak ekonomi.

Tantangan :
1.Perlambatan Ekonomi: Kondisi ekonomi global dan nasional yang melambat, serta efisiensi belanja pemerintah daerah, dapat terus menekan permintaan kredit dan daya beli masyarakat, yang berpotensi meningkatkan risiko kredit bermasalah

2.Persaingan Digital: Lanskap perbankan yang semakin kompetitif, terutama dengan munculnya bank digital dan fintech, menuntut Bank Nagari untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan digitalnya agar tidak tertinggal

3.Manajemen Risiko: Peningkatan risiko gagal bayar akibat bencana alam dan perlambatan ekonomi memerlukan strategi manajemen risiko yang adaptif dan proaktif.

4.Regulasi: Perubahan regulasi, seperti pada penyaluran KUR, menuntut Bank Nagari untuk cepat beradaptasi dan menemukan solusi agar tidak kehilangan momentum pertumbuhan

.Kesimpulan : Bank Nagari dengan “Peduli, Bertumbuh, dan Berintegritas” sebagai napasnya, telah membuktikan diri sebagai institusi keuangan yang tangguh dan relevan bagi masyarakat Sumatera Barat. Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi dan persaingan digital, komitmennya terhadap nilai-nilai inti, adaptasi teknologi, dan fokus pada ekonomi lokal menjadi kunci keberlanjutan.

Dengan terus memperkuat fondasi ini, Bank Nagari memiliki potensi besar untuk terus bertumbuh, memberikan kontribusi nyata, dan menjadi kebanggaan daerah di masa depan. (***)

Penulis seorang Jurnalis,Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik