81 Tahun Kemerdekaan RI, Api Revolusi Tak Pernah Padam 

OPINI & ARTIKEL141 Dilihat

Oleh Dr. RM. Gempar Soekarnoputra,S H. 

DENTUMAN dan desing peluru dan bau mesiu menyengat di mana-mana, baik di Desa-desa maupun di kota-kota besar di Negeriku Indonesia.

Di mana-mana teriak kesakitan dan tangis pilu para Pejuang keadilan Rakyat terdengar di balik jeruji besi.

Mereka adalah pejuang Rakyat Indonesia sejati tidak pernah mengenal menyerah meskipun dibujuk rayu dengan uang dan harta serta jabatan sebagai pejabat Negara dan atau sekalipun mereka disiksa di balik terali besi penjara yang tertutup tembok nan tinggi dikarenakan mereka pejuang Rakyat Indonesia sejati yang tidak akan atau tidak akan pernah mengkhianati Rakyat Indonesia.

Memang 81 tahun yang lalu dan bahkan jauh waktu sebelumnya kita Bangsa Indonesia dijajah oleh penjajah Belanda dan Jepang dan mudah-mudahan saat ini jaman berubah cepat dan Rakyat Indonesia mengharapkan agar jangan sampai kita Rakyat Indonesia dijajah oleh Bangsanya sendiri.

Jangan sampai kekayaan alam Indonesia dijajah atau dijarah oleh kepentingan-kepentingan asing dengan berkonspirasi jahat dengan para pengkhianat yang berasal dari saudara sebangsa dan setanah air Indonesia.

Jangan sampai Undang-Undang dibuat hanya untuk kepentingan golongan pengusaha kaya raya saudara sebangsa dan setanah air Indonesia dan atau untuk kepentingan dan kemakmuran golongan pengusaha asing.

Jangan sampai penjajahan di bidang ekonomi dilakukan oleh Bangsanya sendiri yang berkonspirasi jahat dengan golongan pengusaha asing.

Jangan sampai hasil tambang minyak bumi dan gas alam serta tambang mineral lainnya dikuasai dan diolah oleh Kaum pengusaha Indonesia dan berkonspirasi jahat dengan golongan pengusaha asing dengan dasar Korupsi, kolusi dan Nepotisme.

Selama 81 tahun Bangsa Indonesia merdeka, Rakyat Indonesia dapat apa? Malahan Rakyat Indonesia dihadiakan bermacam-macam jenis pajak.

Semua usaha cari makan demi perut dan demi menghidupi keluarga semuanya dipajaki dan akhirnya Rakyat terus menerus hidup dalam kemiskinan abadi. Katanya Rakyat Indonesia sudah 81 tahun merdeka tapi tetap hidup miskin melarat.

Siapa yang harus disalahkan? Merdeka meski masih hidup miskin melarat. **