JAKARTA — Suasana khidmat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026). Upacara bendera yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan tersebut turut dihadiri berbagai tokoh nasional, pejabat negara, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta sejumlah undangan dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu tokoh masyarakat asal Sumatera Barat yang turut menghadiri upacara tersebut adalah Dodi Hendra, S.H. Kehadiran Dodi di Istana Negara menjadi bagian dari momentum kebangsaan sekaligus bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah meletakkan dasar berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dodi Hendra dikenal sebagai tokoh masyarakat asal Sumatera Barat yang juga aktif dalam dunia politik sebagai kader Partai Gerindra serta memiliki kiprah di dunia usaha.
Dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya, Dodi Hendra juga tercatat pernah menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD Kabupaten Solok. Kiprahnya di Partai Gerindra turut tercatat dalam struktur kepengurusan partai di Kabupaten Solok.
Selain aktivitas politik dan kemasyarakatan, Dodi juga dikenal memiliki perhatian terhadap berbagai persoalan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pada 2024, misalnya, ia menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah berupa penyediaan makanan bergizi melalui rencana pembangunan dapur mandiri di Sumatera Barat.
Momentum Memperkuat Semangat Kebangsaan
Bagi Dodi, peringatan HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, momentum 17 Agustus harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu harus dilanjutkan dengan kerja nyata.
“Bagi saya, hadir dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara adalah sebuah kehormatan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan ini diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pahlawan,” ujar Dodi Hendra.
Ia mengatakan, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita tidak lagi berjuang dengan mengangkat senjata seperti para pejuang terdahulu. Perjuangan kita hari ini adalah bagaimana membangun bangsa, menjaga persatuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, serta memastikan generasi muda mendapatkan masa depan yang lebih baik,” katanya.
Dodi menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju apabila seluruh elemen bangsa mampu mengesampingkan perbedaan dan bekerja bersama dalam membangun negeri.
Menurutnya, semangat gotong royong dan persatuan harus terus menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global.
“Kemerdekaan harus kita maknai sebagai kesempatan untuk berbuat lebih baik bagi bangsa dan negara. Kita boleh berbeda pilihan politik, berbeda latar belakang dan profesi, tetapi kita tetap berada dalam satu rumah besar bernama Indonesia,” tutur Dodi.
Dari Sumatera Barat untuk Indonesia
Sebagai putra daerah Sumatera Barat, Dodi Hendra juga berharap masyarakat Minangkabau dan seluruh masyarakat Sumatera Barat dapat terus mengambil peran dalam pembangunan nasional.
Menurutnya, Sumatera Barat memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa Indonesia serta melahirkan banyak tokoh yang memberikan kontribusi besar bagi republik.
“Sumatera Barat memiliki sejarah perjuangan yang panjang. Banyak tokoh dari Ranah Minang yang telah memberikan pemikiran, tenaga dan pengorbanan bagi bangsa ini. Semangat itu harus kita teruskan dalam bentuk karya dan pengabdian pada masa sekarang,” ujarnya.
Dodi juga mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi ikut mengambil bagian sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.
Ia menilai dunia usaha, politik, pendidikan, teknologi dan berbagai sektor lainnya memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian serta daya saing Indonesia.
Kemerdekaan dan Tanggung Jawab Bersama
Peringatan HUT ke-81 RI, lanjut Dodi, harus menjadi momentum evaluasi sekaligus membangun optimisme menuju Indonesia yang semakin maju.
“Indonesia adalah negara besar. Kita memiliki sumber daya alam, sumber daya manusia dan potensi ekonomi yang luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana seluruh potensi tersebut dikelola secara baik, adil dan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” ungkapnya.
Ia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti setelah upacara selesai, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian terhadap masyarakat dan kontribusi nyata terhadap pembangunan.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita jaga Indonesia, kita rawat persatuan dan kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata. Dari daerah untuk Indonesia, dari masyarakat untuk bangsa, dan dari kita semua untuk masa depan Indonesia yang lebih maju,” pungkas Dodi Hendra.
Kehadiran Dodi Hendra di Istana Negara dalam momentum peringatan HUT ke-81 RI sekaligus menjadi refleksi bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk pengabdian, baik dalam kehidupan sosial, dunia politik maupun dunia usaha.






