Bukittinggi Raih The 5th ASEAN Clean Tourist City Award, Perkuat Posisi sebagai Destinasi Wisata Unggulan ASEAN

Bukittinggi Raih The 5th ASEAN Clean Tourist City Award, Perkuat Posisi sebagai Destinasi Wisata Unggulan ASEAN.“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, serta pelaku usaha pariwisata dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan. Ini bukan kerja instan, melainkan komitmen berkelanjutan,” ujar Ramlan Nurmatias.

 

 

BUKITTINGGI, Kabardaerah.com — Kota Bukittinggi kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kali ini, kota wisata andalan Sumatera Barat tersebut berhasil meraih The 5th ASEAN Clean Tourist City Award, sebuah penghargaan prestisius tingkat Asia Tenggara yang diberikan kepada kota-kota dengan komitmen tinggi terhadap kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan pariwisata.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam rangkaian ASEAN Tourism Standards Awarding Ceremony yang berlangsung di Grand Ballroom, Nustar Resort, Cebu, Filipina, pada Jumat, 30 Januari 2026.

Bukittinggi tercatat sebagai salah satu dari lima daerah di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan ini, bersama Kota Malang, Kota Surakarta, Kabupaten Gianyar, dan Kota Tomohon. Capaian tersebut sekaligus menegaskan konsistensi Bukittinggi dalam membangun sektor pariwisata berkelanjutan yang berorientasi pada kebersihan dan kualitas lingkungan.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, yang hadir didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, serta pelaku usaha pariwisata dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan. Ini bukan kerja instan, melainkan komitmen berkelanjutan,” ujar Ramlan Nurmatias.

Lebih lanjut, Ramlan menekankan bahwa raihan ASEAN Clean Tourist City Award menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bukittinggi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata.

Menurutnya, kebersihan harus menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat dan pengelolaan kota.

“Kami berkomitmen menjadikan kebersihan sebagai budaya bersama, sehingga Bukittinggi semakin kuat sebagai destinasi wisata unggulan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan ASEAN,” tambahnya.

Dalam proses penilaian, ASEAN Clean Tourist City Award mencakup sejumlah indikator utama, antara lain pengelolaan kebersihan dan sampah, sanitasi lingkungan, penataan ruang publik, pelestarian lingkungan, dukungan kebijakan pemerintah, serta partisipasi aktif masyarakat. Seluruh aspek tersebut selama ini telah menjadi prioritas dalam pembangunan sektor pariwisata Kota Bukittinggi.

Selain menerima penghargaan, dalam kesempatan yang sama Wali Kota Bukittinggi juga melakukan pertemuan dan diskusi dengan Wakil Kepala Perwakilan KBRI Manila, Victoria Dewayani. Pertemuan tersebut membahas upaya pengenalan Kota Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan sekaligus destinasi wisata unggulan kepada masyarakat internasional, khususnya di Filipina.

Victoria Dewayani menyampaikan dukungan penuh terhadap promosi pariwisata Bukittinggi dan menyatakan kesiapannya untuk membantu memperkenalkan potensi wisata, sejarah, dan budaya Kota Bukittinggi di Filipina.

Dengan raihan penghargaan ini, Kota Bukittinggi diharapkan semakin dikenal sebagai kota wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh pengelolaan pariwisata ramah lingkungan bagi daerah lain di Indonesia dan kawasan ASEAN.(pro/kom/ris1)