Bupati Tinjau Warga Terisolir Akibat Gerusan Batang Baiang, Pemkab Siapkan Relokasi Aman

DAERAH826 Dilihat

Tanah Datar // kabardaerah.com 

Fenomena hidrometeorologi yang kembali menghantam Kecamatan Batipuh Selatan belum menunjukkan tanda mereda. Derasnya aliran Batang Baiang di Nagari Guguak Malalo terus menggerus bantaran sungai hingga memutus akses permukiman. Sedikitnya 20 kepala keluarga kini terisolir dan harus bertahan di rumah sanak saudara di jorong setempat.

Petugas sejak dua hari terakhir telah berada di lokasi untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi. Merespons kondisi itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra turun langsung meninjau Jorong Baiang, Rabu sore (26/11), sekaligus memberikan dukungan moril dan bantuan kebutuhan dasar.

“Apa yang masyarakat rasakan, itulah yang kami rasakan. Pemerintah hadir untuk meringankan duka hari ini,” ujar Bupati.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat beberapa rumah warga telah rusak berat dan berada tepat di aliran Batang Baiang yang semakin meluas. Ia menegaskan bahwa rumah-rumah terdampak akan direlokasi ke kawasan yang lebih aman, dan meminta dukungan seluruh pihak dalam penyiapan lahannya.

Bupati Eka Putra juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang belum jelas. “Segala kebutuhan dan langkah penanganan sudah dipersiapkan. Insyaallah cobaan ini segera berlalu,” katanya.

Wali Nagari Guguak Malalo, Mulyadi, menyebut tujuh rumah mengalami rusak berat dan sekitar 20 unit lainnya berstatus terancam. Mayoritas warga, katanya, telah menyatakan kesediaan untuk direlokasi demi keselamatan bersama.

Rombongan yang hadir bersama Bupati di antaranya Anggota DPRD Tanah Datar Herman Sugiarto dan Jamal Ismail, Kepala BPBD Ermon Revlin, Kepala Kesbangpol Mukhlis, Ketua GOW Tanah Datar Ny. Dwinanda Ahmad Fadly, Camat Batipuh Selatan Muhammad As’ad, serta tokoh masyarakat setempat(B.Doys)