Tekankan Komitmen Kota Inklusif, Sawahlunto Gelar Peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Anak Sedunia.

BERITA UTAMA1360 Dilihat

Tekankan Komitmen Kota Inklusif, Sawahlunto Gelar Peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Anak Sedunia.“Ini momentum untuk memastikan setiap anak, termasuk penyandang disabilitas, mendapat perlindungan, pendidikan yang layak, serta kesempatan tumbuh sesuai potensinya. Pemko Sawahlunto terus menguatkan langkah strategis menuju kota ramah anak dan ramah disabilitas,” ujar Efrianto.

 

 

Sawahlunto, Kabardaerah.com — Kawasan Silo Sawahlunto menjadi pusat perhatian pada Rabu (3/12/2025) saat ratusan peserta dari berbagai kalangan—mulai dari siswa sekolah, penyandang disabilitas, pelajar SLB, tenaga pendidik, hingga tamu undangan—mengikuti peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Anak Sedunia tahun 2025. Acara yang berlangsung meriah ini memperkuat komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto dalam membangun lingkungan sosial yang adil, setara, dan inklusif bagi semua warga.

Wali Kota Sawahlunto, melalui Kepala Dinas Sosial PMDPPA, Efrianto, menyampaikan bahwa peringatan ini bukan hanya seremoni rutin, tetapi pengingat penting tentang hak-hak anak serta perhatian terhadap disabilitas.

“Ini momentum untuk memastikan setiap anak, termasuk penyandang disabilitas, mendapat perlindungan, pendidikan yang layak, serta kesempatan tumbuh sesuai potensinya. Pemko Sawahlunto terus menguatkan langkah strategis menuju kota ramah anak dan ramah disabilitas,” ujar Efrianto.

Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut diwujudkan melalui berbagai program seperti peningkatan aksesibilitas fasilitas publik, penguatan pendidikan inklusif, layanan konseling Puspaga Kito, program pendampingan sosial, dan optimalisasi Forum Anak Kota Sawahlunto.

Dalam kesempatan itu, Efrianto juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hj. Neldaswenti, yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan dan memilih Kawasan Silo sebagai lokasi penyelenggaraan.

Sementara itu, Hj. Neldaswenti menjelaskan bahwa awalnya acara direncanakan digelar di Lapangan Ombilin, namun dipindahkan ke Kawasan Silo untuk mendukung aktivitas para pedagang yang baru direlokasi.

“Kegiatan ini diadakan di sini agar kawasan Silo semakin ramai, sekaligus membantu meningkatkan transaksi para pedagang yang beraktivitas di tempat ini,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dan inklusif, mulai dari pertunjukan seni hingga edukasi tentang hak anak dan disabilitas. Selain sebagai bentuk perayaan, kegiatan ini mempertegas peran Sawahlunto sebagai kota yang menempatkan nilai inklusi sebagai prioritas pembangunan.(Ris1)