Virus Corona Digoreng, Kemana Mega Korupsi Jiwasraya

TERBARU837 Dilihat

DKI.KABARDAERAH.COM- Mengapa kita jumlahnya banyak tetapi mudah dikalahkan ? salah satunya mungkin karena akibat Inferior kurang percaya diri dan orang orang yang punya keahlian seharusnya berkompeten untuk membahas dan memikirkan hal hal yang terkait masa depan bangsa yang tercinta sebagai tempat perjuangan.

Berdasarkan skandal kasus korupsi yang terjadi yang ditumpangi pembiayaan unsur politik bermodus kecurangan di tutup tutupi agar aktor intelektualnya yang berpotensi terlibat disamarkan.
seakan akan mau dipeti es kan di antaranya .
– kasus jiwas raya
– Kasus asabri
– Skandal suap KPU .
yang merugikan rakyat dan negara.

Pemahaman penyelengara kekuasaan yg terjangkit virus made in corona dan pandangan yang menjadi modus terkait dengan integritas penyelengara pemilu yangg bersih jujur dan adil hanya di jadikan mainan.

– Moral dan etikat baik luntur Rasa nasionalisme telah lenyap akibat virus corona .
– Karakter pengkhianatan yang begitu compleks
– Akibat salah asuhan oleh idiologi dan pemahaman agama .

Sehinga Strategis pembenahan bangsa yang seharusnya di utamakan menjadi berubah sikap dan perbuatan.

Sehinga kasus kasus korupsi sengajah diambangkan  berpotensi disembuyikan dari opini publik sampai kini tidak jelas kasus ini di duga melibatkan petinggi aparat negara dan hukum yang melindungi sang maling duit rakyat dan maling suara rakyat.

Yang harus di waspadai adalah adanya pihak yg kerjanya membuat cara pengalihan agar kasus kasus negara yg merugikan bangsa dan rakyat agar tidak dibahas .

Di sisi lain kafillah jalan terus artinya kita jumlahnya banyak di tinggal oleh kafillah artinya melehmakan kita agar kita tidak mampu atasi apalagi dilawan karena memang perlu fokus.

( Penulis Bimbim penikmat kopi darat, pengamat tanpa beban tiada kepentingan hanya bagian masyarakat peduli NKRI)