Dirkrimum Polda Sumbar Tak bisa kendalikan emosi, Pukul Sopir Angkot

ADVERTORIAL, TERBARU151 Dilihat
KabarDaerah.com – Kasus dugaan pemukulan pengendara mobil oleh Dirkrimum Polda Sumbar Kombes Teddy Fanani terhadap seorang sopir bernama Bill Irzano di Padang telah berakhir damai dan laporan dicabut.
Kronologi Singkat
  • Waktu & Lokasi: Jumat, 7 Agustus 2026, di kawasan Lubuk Buaya, Koto Tangah, Kota Padang (jalan arah Bandara Internasional Minangkabau).
  • Pemicu: Pengendara bernama Bill Irzano (23) menyalip rombongan mobil dinas yang ditumpangi Kombes Teddy Fanani dari sebelah kiri secara tiba-tiba sehingga nyaris terjadi kecelakaan.
  • Insiden: Terjadi percekcokan dan Bill mengaku dipukul di bagian wajah hingga kacamatanya patah, meski sudah meminta maaf. Di sisi lain, pihak kepolisian menyatakan video yang beredar telah dipotong dan Kombes Teddy membantah melakukan pemukulan.
Penyelesaian
  • Penyelesaian Damai: Kombes Teddy Fanani mendatangi rumah korban didampingi Ketua LKAAM Sumbar dan Ketua PWI Sumbar pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kesepakatan damai resmi tercapai pada Minggu malam, 9 Agustus 2026, di kawasan GOR Haji Agus Salim, Padang.
  • Pencabutan Laporan: Laporan yang sebelumnya dilayangkan korban ke Propam dan SPKT Polda Sumbar telah dicabut, dan proses etik maupun penyelidikan dihentikan.
  • Permintaan Maaf: Polda Sumbar melalui Wakapolda Brigjen Pol Solihin dan Kombes Teddy Fanani telah menyampaikan permohonan maaf kepada korban, keluarga, serta masyarakat luas.

Dikatakan ketua LSM KOAD Indrawan bahwa tidak sewajarnya, apa yang dilakukan Sekorang petinggi Polisi terhadap masyarakat, ketika dilakukan jelas karirnya akan terganggu,  masyarakat Sekarang sudah pintar pintar,