Lakukan Koordinasi se Jawa Timur, LSM LIRA Siap Jadikan PilKada 2018 Bermartabat

POLITIK, TERBARU505 Dilihat

BANGKALAN.KABARDAERAH.COM- Sebagai langkah untuk mengawasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ‘Gubernur-Wakil Gubernur dan Bupati-Wakil Bupati’, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jawa Timur lakukan rapat koordinasi pembentukan Satuan tugas (Satgas) anti money politik, bertempat di Wisata Petik Madu Lawang, Malang, Minggu (14/12/2018).

Pembentukan Satgas tersebut sebagai komitmen LSM LIRA se-Jawa Timur menjadi mata dan telinga untuk menciptakan Pilkada yang bersih pada 27 Juni 2018. “Kami akan memberikan pelatihan ke semua Satgas anti money politic,” Ucap Irham Mauludi selaku Gubernur LIRA Jawa Timur.

Dalam pelaksanaan pilkada 2018 mendatang, tegas Irham. Satgas LIRA bisa menjadi wadah pengawasan dan pengawalan. Sehingga mampu menjaga marwah pesta demokrasi di Jawa Timur.  “Saya berharap pembentukan satgas ini hingga ke TPS-TPS, agar pemilihan Gubernur Jawa Timur dan Bupati bermartabat,” Tambahnya.

Sementara Presiden LIRA, Jusuf Rizal, sangat mengapresiasi gagasan anggotanya dalam mengawal pilkada serentak di Jawa Timur.  “Saya secara pribadi sangat apresiasi dengan adanya satgas anti money politik ini” ungkapnya di hadapan anggota LIRA saat sambutan.

Menurutnya, dalam Pilkada sangat rawan dengan money politic yang dilakukan dengan bermacam-macam cara “saat ini banyak modus yang digunakan, hingga menggunakan uang dolar Amerika hingga dolar Australia,” jelasnya.

Untuk itu, Presiden LIRA berpesan agar Satgas tersebut mempunyai bekal pada saat pelaksanaan pengawasan. “Para anggota Satgas anti money politic sangat memerlukan bekal yang cukup untuk mengawasi Pilkada serentak” ujarnya.

Sedangkan salah satu PLT Bupati LIRA asal Bangkalan, Saudara Rofi’i mengatakan, sebelum pengangkatan Satgas itu dilakukan, terlebih dahulu akan berkoordinasi pada semua camat LIRA dan bekerja sama dengan KPU serta Panwaskab.

“Kami akan berkoordinasi sama camat LIRA dan dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan KPU maupun dengan Panwaskab Bangkalan,” singkatnya.

(Sdi/ril/Ais)