BANJARMASIN, KabarDaerah.Com – Sebuah helikopter tipe BK 117-D3 milik Eastindo Air dilaporkan hilang kontak di wilayah Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Senin (1/9/2025). Pesawat dengan delapan orang di dalamnya itu terakhir terdeteksi di sekitar Air Terjun Mandin Damar sebelum hilang dari radar.
Manager Safety AirNav Banjarmasin, Zikra, mengungkapkan helikopter tersebut lepas landas dari Bandara Kotabaru menuju Bandara Palangkaraya pada pukul 08.46 Wita. Pesawat dijadwalkan tiba sekitar pukul 10.15 Wita.
“Kontak terakhir hanya terdeteksi delapan menit setelah pesawat meninggalkan Kotabaru,” jelas Zikra saat dikonfirmasi.
Hingga kini, seluruh penumpang dan awak yang berjumlah delapan orang masih dalam status dalam pencarian (DP). Basarnas menyebutkan, tim gabungan segera dikerahkan menuju lokasi kontak terakhir helikopter.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, S.E., M.A.P, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel dari berbagai unsur SAR.
“Tim rescue dari USS Batulicin bersama Basarnas Banjarmasin bergerak menuju lokasi sejak pukul 12.20 Wita dengan estimasi tiba malam hari. Kami juga berkoordinasi dengan TNI-Polri serta instansi terkait untuk mempercepat proses pencarian,” tegasnya.
Adapun unsur SAR yang dikerahkan meliputi Basarnas Banjarmasin sebanyak 20 personel, Pos SAR Kotabaru 5 personel, USS Batulicin 5 personel, serta Brimob Tanah Bumbu 10 personel. Sejumlah kendaraan operasional, peralatan navigasi, komunikasi, hingga perlengkapan evakuasi juga disiapkan untuk menunjang pencarian.
Pencarian diperkirakan cukup menantang lantaran kondisi medan dengan vegetasi lebat serta keterbatasan komunikasi di lapangan. Meski begitu, tim SAR memastikan operasi pencarian tetap dilakukan secara maksimal.(esa).










