Pilkada Tanah Datar Kian Panas, Gerindra Persiapkan Cari Pendamping Eka Putra

BERITA UTAMA608 Dilihat

TANAH DATAR, KABARDAERAH.COM,- Semakin panas, aroma pilkada 2020 kabupaten Tanah Datar juga semakin berasap saat partai pemenang di daerah itu menyatakan siap berkoalisi dengan partai Demokrat, siapa yang akan mendampingi Eka Putra? Tunggu dulu, namanya masih dimatangkan dan diumumkan minggu depan.

Ketua DPD Gerindra Sumbar, Andre Rosiade kepada beberapa wartawan, Kamis (30/07/2020) menyatakan jika kesiapan DPC Partai Gerindra dan fraksi Gerindra di DPRD sudah siap untuk mendukung penuh langkah Eka Putra sebagai calon bupati yang akan maju pada pilkada 2020 ini.

“Benar, DPC Gerindra siap mendukung Eka Putra sebagai calon Bupati Tanah Datar,” katanya anggota DPR RI yang terkenal vokal ini.

Andre menjelaskan, saat ini DPC Gerindra Tanah Datar tengah melakukan proses evaluasi dan pematangan sosok calon wakil yang akan diusung mendampingi Eka Putra yang maju dari partai Demokrat.

“Saya sudah bilang ke kawan-kawan di DPC agar segera memutuskan siapa yang akan mendampingi Eka Putra dari Demokrat. Ya kira-kira seminggu lagi, insyaallah beres ya. Nanti kita kabarkan,” jelas Andre.

Jadi sampai saat ini ucap Andre, keputusannya masih belum Final, sebagai ketua DPD ia memberikan ruang kepada pengurus DPC untuk mematangkan,

“Kalau sudah matang, nah kita dari DPD langsung tancap gas,” pungkas Andre.

Diketahui, partai Gerindra memiliki 6 kursi di DPRD Tanah Datar. Sedangkan Demokrat memiliki 4 kursi legislatif. Artinya, jika Gerindra dan Demokrat benar berkoalisi, maka akan mempersengit pertarungan Pilkada Tanah Datar nantinya dan akan menjadi pesaing kuat oleh pertahana.

Diberitakan sebelumnya, Bakal Calon Bupati Tanah Datar, Eka Putra mengaku melirik pengusaha untuk menjadi calon wakil bupati yang akan mendampinginya bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tanah Datar.

Kata Eka Putra, dia tertarik menggandeng pengusaha untuk menjadi calon wakil bupati. Bukan tanpa alasan, Eka Putra menilai saat ini masalah utama Tanah Datar adalah minimnya lapangan pekerjaan, sehingga menyebabkan banyaknya pengangguran.

“Pendidikan di Tanah Datar sudah bagus, keagamaan sudah bagus, jiwa gotong royong sudah oke. Masalah saat ini adalah minimnya lapangan pekerjaan. Jadi kita akan fokus bekerja membuka lapangan pekerjaan. Jika banyak lapangan pekerjaan, kemiskinan akan berkurang. Perekonomian meningkat, maka kualitas kehidupan masyarakat meningkat. Insya Allah perbuatan asusila dan narkoba juga akan berkurang,” jelas Eka Putra. (rel)