Asisten II Dampingi BPOM Aceh Periksa Takjil Di Aceh Timur

TERBARU114 Dilihat

Aceh Timur – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Aceh bekerjasama dengan instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap berbagai jenis takjil di Kota Idi, Kabupaten Aceh Timur pada Rabu (14/6/2017) sekira pukul 17.00 WIB.

Kagiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPOM Aceh Syamsuliani, didampingi Asisten II Setdakab Aceh Timur, Usman A.Rachman, Kepala Diperindagkop Aceh Timur, T. Reza Rizki, pihak Kejaksaan Negeri Aceh Timur dan SKPK lain.

“Ini merupakan kegiatan rutin dalam mengawasi makanan dan minuman Takjil agar terbebas dari bahan berbahaya bagi tubuh manusia, seperti Formalin, Borak dan pewarna yang telarangan dalam makanan,” kata Syamsuliani.

Dalam pemeriksaan tersebut, pihak BPOM terhadap beberapa produsen  Mi dan Tahu serta Tempe, belum didapati unsur dan bahan-bahan berbahaya.

“Dari produsen kita telah periksa bahwa mi, tahu dan beberapa makanan lainya aman dari bahan –bahan yang berbahaya, seperti borak, formalin dan bahan pewarna yang berbahaya,” papar Syamsuliani.

Ditambahkan, makanan yang mengandung bahan–bahan berbahaya tersebut tidak layak kosumsi. “Meski ada sedikit pewarna atau bahan yang berbahaya lainnya, makanan tersebut tidak dapat dikomsumsi, karena dapat mengakibatkan bermacam penyakit berbahaya termasuk kanker,” ujar Syamsuliani.

Asisten II Setdakab Aceh Timur, Usman A. Rachman, mengharapkan kepada seluruh masyarakat dan produsen makanan seperti Mi, Tahu dan lainnya agar tidak mencampurkan bahan berbahaya kedalam makanan.

“Perbuatan tersebut selain melanggar aturan pemerintah, juga melanggar ajaran agama Islam,” kata Usman A. Rachman. (Rilis)

Tinggalkan Balasan