Polemik Guru Mogok Kerja di Mamasa, Pj Bupati Angkat Bicara

BERITA, SULAWESI BARAT8494 Dilihat

KABARDAERAH.com MAMASA – Penjabat( Pj) Bupati Mamasa, Dr Zain sikapi pernyataan sejumlah guru di Kabupaten Mamasa, Sulawesi barat ( Sulbar), yang dikabarkan akan mogok mengajar.

Kepada wartawan Dr Zain mengatakan, sesuai kesepakatan dengan forum guru, hari jumat lalu, bahwa Pemda Mamasa akan membayarkan tunjangan profesi, tunjangan khusus dan tambahan penghasilan per bulan, Januari sampai Maret selesai.

“Dan khusus bulan Januari sudah diterbitkan SP2D tgl 12 Januari, sebesar 7,3 M. Sisanya akan dibayarkan bulan Pebruari dan Maret sebesar 7,6 M,” Kata Zain kepada wartawan, Selasa 16/01/24.

Dijelaskan Zain, dirinya juga sudah mendapatkan arahan langsung dari Irjen Kemendagri, DJPK Kemenkeu dan Kemendikbud.

“Detailnya, 53 orang yang belum terbayar di tri wulan ke 3 sudah ada di rekening BRI Penampungan, dan besok disalurkan ke rekening masing-masing guru” Jelas Zain kepada sejumlah wartawan.

Dikatakan Zain, untuk tri wulan 4 sebanyak 719 guru, uangnya sudah di Bank Sulselbar, dan akan disalurkan ke rekening guru dalam 2 atau 3 hari ke depan.

” Saya menghimbau kepada seluruh guru untuk terus mengajar, berdedikasi dalam mencerdaskan anak bangsa. Kita terus bekerja keras dan hak-hak guru akan kita penuhi dan bayarkan,” Harap Zain.

Sebelumnya beredar informasi di media sosial guru akan mogok mengajar. Hal tersebut, disesuaikan dengan realisasi tuntutan dan hasil evaluasi yang akan digelar pada Jumat 19 Januari mendatang.

Mogok kerja yang dilakukan, buntut Sertifikasi triwulan III dan IV, Tambahan Penghasilan (Tamsil) belum dibayarkan.|***